Kapal yang Membawa Imigran Gelap Tenggelam, 15 orang Meninggal
Oleh: Etty Nurhalymah (KPK+)
Kamis (03/09) kapal yang membawa para imigran gelap dari Malaysia terbalik dan karam di pelabuhan Hutan Melintang. Kecelakaan yang terjadi itu, menewaskan sedikitnya 15 orang. Di duga penumpang kapal keseluruhan adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Kecelakaan terjadi pada pukul 03.00 waktu setempat. Kapal berlayar dari pelabuhan Sabak Bernam, Negara bagian Selangor, Malaysia menuju Tanjung Bala Asahan, pulau Sumatera.
Kapal yang berukuran panjang 5 meter, dan lebar 3 meter itu, pertama kali dilaporkan oleh nelayan setempat kepada Agensi Penguat Kuasa Maritim (APMM) pada Kamis (03/09) pukul 10.30 waktu setempat. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena kapal terlalu banyak muatan. Kapal yang hanya berkapasitas 70 orang itu, harus dimuati oleh 100 orang lebih. Yang mengakibatkan kapal kehilangan keseimbangan kemudian oleng dan tenggelam.
Usaha pengevakuasian korban yang dilakukan oleh tim Search and Rescue (SAR), juga dibantu nelayan setempat, telah menemukan 15 orang meninggal, yang 13 orang diantaranya adalah wanita. Sedangkan 20 orang dalam keadaan hidup, serta yang lainnya belum diketemukan.
Untuk korban yang masih hidup segera dibawa ke kantor polisi Hutan Melintang, sedangkan para korban yang telah meninggal dibawa ke Rumah Sakit Teluk Intan untuk disemayamkan.
Menurut Laksamana angkatan laut Malaysia, Muhammad Aliyas Hamdan, berdasarkan deskripsi kapal yang tenggelam, diperkirakan seluruh penumpangnya adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.
“Kalau mereka legal, mereka tidak akan meninggalkan negara ini seperti itu,“ jelasnya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di Malaysia.
Wakil duta besar Indonesia di Malaysia, Harmono mengungkapkan, kapal motor itu sudah berjalan dua jam, sebelum terjadi kecelakaan. Pencarian sempat terhenti, karena cuaca hujan lebat yang melanda lokasi pencarian. Namun delapan kapal pencarian tetap bersiaga di Pelabuhan Hutan Melintang. Yang terdiri dari 7 kapal, 1 helikopter.
Kecelakaan kapal imigran gelap ini merupakan peristiwa yang pertama kali terjadi dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Asia Tenggara. Setelah beberapa bulan yang lalu, ribuan pengungsi ilegal dari Myanmar dan Bangladesh masuk ke wilayah Indonesia dan Malaysia untuk meninggalkan negara asalnya masing-masing.
Taiwan, 05 September 2015
------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar